Slideshow shadow

Tanamkan Karakter Sejak Dini

March 14, 2015 in artikel

 

 

PASKIBRA DAN KEPALA SEKOLAH07_tarawihSDIT Harapan Bunda Pedurungan sangat mengapresiasi munculnya kurikulum 2013 yang bermuatan sikap, pengetahuan dan ketrampilan dalam pembelajaran. Penanaman karakter sudah diterapkan SDIT Harapan Bunda dari sejak awal berdiri di tahun 1999, sebelum kurikulum 2013 disosialisasikan dinas pendidikan, hal ini juga kita munculkan dalam penilaian raport khas Harapan Bunda, Ungkap Lusiana Fatmawati, S. Ag selaku Kepala Sekolah yang sudah hampir 4 tahun memimpin SDIT Harapan Bunda.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sri Purwaningsih selaku pembina upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, juga menekankan siswa agar mempunyai sikap kepedulian dan cinta tanah air yang tinggi, dengan memaksimalkan belajar dan menerapkan ilmunya untuk kemajuan bangsa. Tak hanya itu dalam upaya penekanan karakter di SDIT Harapan Bunda, juga memasukkan pendidikan Al Qur’an dalam kurikulumnya yang setiap pekan ada 8 jam pelajaran. Di samping itu pelajaran agama juga ditambah jam pengajarannya diharapkan bekal keagamaan yang cukup mampu membentuk kepahaman dan sikap spiritual yang memadai serta didukung Budaya Sekolah Islami ( Bu Dasi) yang menjadi landasan berperilaku siswa setiap harinya.

Agar terjadi keselarasan dalam penerapaan karakter di sekolah dan di rumah, SDIT Harapan Bunda juga senantiasa mengajak orang tua untuk turut mendukung program sekolah, hal ini wujudkan dalam bentuk pengadaan buku penghubung yang berisi evaluasi kegiatan spiritual dan  komunikasi antara orang tua dan guru dalam bentuk tulisan.  Dalam bentuk tatap muka sekolah memfasilitasi  adanya pertemuan rutin bulanan/ triwulan antara walimurid dengan guru kelas untuk melaporkan kondisi anak baik secara akhlak maupun pengetahuan serta target-targetnya. Seminar parenting dan  taklim/ pengajian walimurid rutin juga diadakan, hal ini dimaksudkan agar penanaman karakter dapat menyeluruh dan didukung oleh kepahaman orang tua untuk menerapkan bersama-sama anaknya.

Selain  itu untuk mendukung sikap sosial yang baik seperti percaya diri, tanggung jawab, toleransi, jujur siswa juga diminta mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Ada 3 bentuk kegiatan  ektrakurikuler yang diadakan yaitu  ekstrakurikuler wajib, reguler dan  non reguler. Harapan Besar agar kualitas  anak-anak Harapan Bunda mampu berdaya saing di dunia luar dan mempunyai karakkter yang kuat dengan tetap berpegang teguh dengan agamanya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa prestasi di Tingkat Nasional antara lain Finalis Dai cilik di Pildacil ANTV, Juara 1 menulis cerpen tingkat Nasional oleh kemendikbud,Juara 1  pionering di Perkemahan Nasional Pramuka JSIT di Cibubur beberapa waktu lalu, juara umum putri Kemah wilayah VI JSIT Regional Jateng-DIY,  Juara 1  Robotic beregu tingkat Propinsi, juara 2 mapel PAI  tingkat kota,  juara 1 siswa teladan dan sederet prestasi lainnya.

Penerimaan Siswa Baru Tahun 2015/2016

January 20, 2015 in PPDB

Graphic1ppd24

Penerimaan Siswa Baru Tahun 2015/2016

SDIT HARAPAN BUNDA

Agenda PSB

16 Februari – 9 Maret 2015 : Pendaftaran dan Pengembalian Formulir

16 – 23 Maret 2015               : Observasi Siswa dan Orang Tua

11 April 2015                         : Pengumuman

17 – 21 April 2015                : Daftar Ulang

Syarat Umum

1. Usia 6 Tahun Per Juni 2015

2. Fotocopy Kartu Keluarga 1 Lembar

3. Fotocopy Akte Lahir Anak 1 Lembar

4. Pass Foto Berwarna 3×4 : 2 lembar

5. Biaya pendaftaran Rp. 125.000

6. Pelayanan Pendaftaran  :

Senin – Kamis  : Jam  08,00 – 12,00 WIB

Jum’at                : Jam 08,00 – 11,00 WIB

Sabtu                 : Jam 08,00 – 12,00 WIB

 Pembiayaan

-  Infaq Pembangunan      : ( pilihan )

a. Rp. 6.000.000

b. Rp. 7.000.000

c. Rp. 8.000.000

- Wakaf                             : Rp.  500.000

- Seragam                       : Rp.  500.000

- SPP ( per bulan )         : Rp.  350.000

- BOPS ( per tahun)       : Pilihan biaya BOPS

a. Rp. 1.400.000

b. Rp. 1.500.000

c. Rp, 1.600.000

Seminar Parenting dan Halal Bi Halal

August 12, 2014 in agenda

Bahagia Dulu atau Sukses Dulu ?

suasana seminar dengan pembicarapeserta seminar tampak antusiasfoto penyerahan wakaf1

 

 

 

 

IMG_0092IMG_0104saling bersalaman

 

 

 

 

 

Pertanyaan  yang cukup menggelitik yang disampaikan oleh pembicara seminar parenting dan Halal bi Halal Sekolah Islam Terpadu  (KB-TK-SD-SMPIT ) Harapan Bunda master trainer  Edy Darmoyo “ Bahagia dulu atau sukses dulu”. Menurutnya  banyak orang baru merasa  bahagia setelah sukses, tetapi sebenarnya tidak harus sukses dulu untuk bahagia, karena bahagia itu tergantung bagaimana hati dan pikiran menyikapinya. Ada 2 macam sumber kebahagian eksternal happiness ( bahagia dari luar) seperti  harta, jabatan, wanita, anak, pendidikan  yang mudah  berputar dan berganti , dan  internal Hapiness (kebahagian dalam diri ) seperti  rasa syukur, ketenangan diri, kekhusukan ibadah  yang lebih kekal.

Peserta seminar yang terdiri dari lebih 700 an walimurid SIT Harapan Bunda tampak antusias dalam mengikuti seminar yang bertema “ menjadikan keluarga sumber kebahagiaan”. Peserta diajak ikut aktif menikmati kebahagiaan berada dalam ruang gedung RRI Semarang yang sejuk dengan saling peduli dengan sesama peserta seminar. Diantara cara agar mendapatkan keluarga yagng bahagia adalah menciptakan keluarga SAMARA  ( SAkinah : saling menentramkan dan melindungi, MAwaddah : menumbuhkan rasa cinta yang menggebu/membara, RAhmah: selalu memberi kasih sayang, memberi yang terbaik, bahagia dengan tulus) serta  Sa’adah ( syukur, sabar dan istighfar)

Dalam acara tersebut juga sekaligus penyerahan simbolisasi tanah wakaf dan bangunan Harapan Bunda dari keluarga besar H Choiron kepada Yayasan Bakti Ibu yang menaungi SIT Harapan Bunda selama ini seluas + 6200 m2, dalam sambutannya Johan Rifa’I selaku perwaklan keluarga menyampaikan harapan agar tanah yang sudah di wakafkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebermanfaatan umat.  Acara diakhiri dengan saling bermaafan antara keluarga besar Harapan Bunda dan Yayasan  Bakti Ibu.

Featuring Recent Posts WordPress Widget development by YD